Seagate Rilis HDD 36TB HAMR Solusi Penyimpanan Masa Depan

Seagate Rilis HDD 36TB dengan HAMR, Solusi Penyimpanan Data Masa Depan

Seagate baru saja mengumumkan bahwa mereka telah mulai mengirimkan sampel hard disk Exos M dengan kapasitas hingga 36TB kepada pelanggan mereka. Hard disk ini menggunakan teknologi canggih Heat-Assisted Magnetic Recording (HAMR), yang memanfaatkan laser untuk mengurangi medan magnet dari write head, sehingga memungkinkan penulisan data berkapasitas tinggi pada media magnetik yang stabil. Selain itu, Seagate juga meningkatkan produksi Exos M HDD dengan kapasitas 32TB untuk salah satu penyedia layanan cloud terbesar di dunia.

Peningkatan Areal Density yang Signifikan

Hard disk berkapasitas 36TB ini menggunakan 10 piringan cakram (disks), sehingga tiap piringan memiliki kapasitas 3.6TB. Jika dihitung berdasarkan luas penyimpanan per inci persegi, teknologi ini memiliki kepadatan hingga 1.8TB per square inch, yang berarti peningkatan sebesar 13% dibandingkan HDD 32TB sebelumnya.

Berdasarkan tren yang ditunjukkan oleh Coughlin Associates, peningkatan areal density HDD pada 2023 dan 2024 cukup signifikan. Jika pertumbuhan ini terus berlanjut, teknologi HAMR berpotensi meningkatkan kapasitas HDD hingga 15-20% setiap tahunnya. Seagate bahkan memproyeksikan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, mereka dapat mencapai kapasitas 10TB per cakram, yang berarti HDD berkapasitas 100TB bukan lagi sekadar impian.

Keuntungan untuk Data Center: Skala, Biaya, dan Efisiensi Energi

Seagate mengklaim bahwa kehadiran Exos M dengan teknologi HAMR akan memberikan keuntungan besar bagi data center. Berikut beberapa keuntungan utama yang ditawarkan:

Kapasitas Lebih Besar: Penyimpanan dapat meningkat hingga 300% dalam ruang yang sama di pusat data.

Efisiensi Biaya: Pengurangan biaya hingga 25% per TB dibandingkan generasi sebelumnya.

Penghematan Daya: Konsumsi daya per TB lebih rendah hingga 60% dibandingkan HDD Exos X10 10TB.

Saat ini, kapasitas 10TB masih menjadi standar di berbagai data center, tetapi dengan peningkatan permintaan penyimpanan, banyak penyedia layanan cloud mulai mempertimbangkan peningkatan kapasitas ke 30TB atau lebih tinggi.

Baca Juga

Kebutuhan Penyimpanan AI yang Kian Meningkat

Sebuah studi yang dilakukan oleh Recon Analytics pada November 2024 dengan 1.062 responden menunjukkan bahwa pertumbuhan AI mendorong kebutuhan penyimpanan digital yang lebih besar. Beberapa poin penting dari studi ini meliputi:

  • 61% pengguna infrastruktur cloud memperkirakan kebutuhan penyimpanan akan meningkat dua kali lipat pada 2028 karena durasi penyimpanan data meningkat dari 6 bulan menjadi permanen.

  • 73% pengguna AI melakukan pencadangan Large Language Model (LLM) setiap hari atau setiap minggu.

  • 80% responden menganggap replikasi data untuk AI sebagai hal yang sangat atau cukup penting.

Hasil survei juga mengungkap bahwa 95% pembeli storage yang menggunakan AI atau berencana menggunakannya telah mengambil langkah-langkah untuk mengakomodasi peningkatan kebutuhan penyimpanan, seperti:

  • 61% beralih ke penyimpanan yang lebih skalabel.

  • 56% menerapkan perangkat lunak manajemen data.

  • 49% menggunakan teknik kompresi.

  • 55% meningkatkan infrastruktur penyimpanan yang ada.

Cloud Storage Masih Jadi Pilihan Utama

Penyimpanan berbasis cloud diperkirakan tetap menjadi solusi utama bagi AI, dengan 65% data disimpan di cloud pada 2024 dan meningkat menjadi 69% pada 2028.

Sebanyak 90% pengguna AI percaya bahwa penyimpanan data jangka panjang dapat meningkatkan kualitas hasil AI. Dari jumlah tersebut, 93% mengakui bahwa kebutuhan retensi data telah berubah akibat implementasi AI dan kemampuan untuk menyempurnakan model, termasuk melalui checkpoint. Selain itu, semakin pentingnya replikasi data dalam strategi manajemen data AI juga turut mendorong peningkatan kebutuhan storage.

Faktor lain yang mendorong kebutuhan penyimpanan adalah kebiasaan menyimpan hasil pemodelan sementara. Sebanyak 73% responden menyatakan bahwa pelatihan AI meningkatkan kebutuhan penyimpanan data karena mereka mencadangkan checkpoint yang sebelumnya telah disimpan setiap hari hingga mingguan. Dari responden yang melakukan pencadangan harian (28% dari total), sekitar 32% menyimpan data selama lebih dari 12 bulan, sementara 29% menyimpannya antara 6 hingga 12 bulan.

Masa Depan Penyimpanan Data: Seagate dan Revolusi HDD

Dengan pengiriman HDD 36TB berbasis HAMR, Seagate menunjukkan bahwa mereka terus berinovasi dalam dunia penyimpanan data. Skalabilitas, efisiensi daya, dan penghematan biaya yang ditawarkan produk ini menjadikannya pilihan yang menarik bagi data center dan perusahaan yang ingin mengoptimalkan penyimpanan mereka.

Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan kita akan melihat HDD dengan kapasitas hingga 100TB, menjadikan teknologi HDD tetap relevan di tengah persaingan ketat dengan SSD dan solusi penyimpanan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *